Perbandingan Efisiensi Koperasi Simpan Pinjam Milik Pegawai Pemerintah dengan Masyarakat Umum di Jakarta: Pendekatan Data Envelopment Analysis

  • Sudarmadji Sudarmadji Sekolah Tinggi Manajemen Labora

Abstract

Koperasi mempunya peran penting dalam perekonomian Indonesia karena berkontribusi pada penyediaan modal di lingkungan pegawai dan masyarakat. Pemerintah Indonesia mempermudah pendirian koperasi sehingga menyebabkan jumlah koperasi semakin meningkat setiap tahun. Perlu dikaji untuk menguji efektifitas dan efisiensinya dalam mengelola sumber dayanya. Penelitian ini mengkaji efisiensi koperasi dalam hal jumlah anggota, total modal dan biaya operasional sebagai variabel input terhadap keuntungan, total aset, pinjaman dan pembayaran kembali utang sebagai variabel output. Dua jenis koperasi simpan pinjam yang diteliti adalah koperasi milik pegawai pemerintah dan koperasi milik masyarakat umum. Efisiensi kedua jenis koperasi ini di teliti secara terpisah dan dibandingkan menggunakan metode Data Envelopment Analysis (DEA). Jumlah koperasi yang diteliti total 22 koperasi terdiri dari 11 koperasi milik pegawai pemerintah dan 11 koperasi milik masyarakat yang tersebar di wilayah DKI Jakarta. Temuan penelitian dengan menggunakan metode DEA menemukan bahwa nilai rata-rata efisiensi koperasi milik pemerintah lebih kecil dari pada koperasi milik masyarakat. Kesimpulannya, penelitian ini menunjukkan bahwa koperasi simpan pinjam di Jakarta belum mencapai tingkat efisiensi penuh berdasarkan variabel input dan output yang digunakan dalam penelitian ini. Namun tingkat efisiensi kedua jenis koperasi tersebut tidak terlalu rendah dan berada pada tingkat yang baik berdasarkan nilai rata-rata yang dihasilkan dari metode yang digunakan. Secara khusus, temuan penelitian menunjukkan bahwa nilai efisiensi yang menggunakan metode metode DEA koperasi simpan pinjam milik masyarakat memiliki efisiensi yang lebih tinggi daripada koperasi milik pegawai pemerintah.

Published
2022-03-30