Perbandingan Pengaruh Arus Kas dari Aktivitas Investasi terhadap Rasio Kecukupan Modal Bank Umum Indonesia dan Malaysia

  • L. M. Samryn Universitas Tanri Abeng

Abstract

Penelitian ini membandingkan pengaruh Arus Kas dari Aktivitas Investasi (CFI) terhadap Rasio Kecukupan Modal (CAR) antara bank umum Indonesia dan Malaysia. Penelitian ini menggunakan data time-series dari Top Five bank di negara-negara dari tahun 2009 hingga 2013 yang diambil secara purposive sample. Menggunakan perangkat lunak statistik EViews, penelitian ini masing-masing menggunakan model regresi untuk mengukur dampak CFI terhadap CAR dan kemudian menerapkan uji Chow untuk membandingkan keluaran regresi antara kedua negara. Uji statistik menunjukkan bahwa CFI perbankan Indonesia berkorelasi negatif dengan CAR, sedangkan perbankan Malaysia berkorelasi positif. Dengan demikian, berdasarkan uji Chow, penelitian ini menyimpulkan bahwa dampak CFI terhadap CAR memiliki perbedaan yang signifikan antar negara. Temuan penelitian menunjukkan bahwa aktivitas investasi bank umum Malaysia menghasilkan bank yang lebih andal dengan CAR lebih rendah daripada di Indonesia. Dengan 120 bank umum, perbankan Indonesia mengandalkan operasional domestik, sehingga sangat rentan terhadap gejolak makroekonomi domestik. Sementara itu, dengan pembatasan 20 bank komersial, perbankan Malaysia memperluas investasi luar negeri dan memanfaatkan stabilitas ekonomi global. Di dalam negeri, perbankan Malaysia didukung oleh portofolio makroekonomi yang lebih baik, yang ditunjukkan dengan tingkat pendapatan per kapita yang lebih tinggi.

Published
2022-03-30